Follow by Email

Assalamuallaikum

Daripada sibuk menghitung kesulitan Anda, cobalah menghitung semuan nikmat, karunia dan kebaikan yang telah Anda dapatkan. (Jamil Azzaini).

BANGUN DAN KEJARLAH IMPIANMU

Aku ingin memberimu sejuta senyuman hari ini.. Siapa tau, itu bisa menghangatkanmu.. Agar kamu tidak perlu kedinginan

BERSAMAMU QU RASAKAN KEDAMAIAN YG LUM PERNAH KU RASA SBELUMNYA

jangan pernah memilih seorang wanita untuk mendampingi hidupmu.. jika nanti kamu tak pernah bisa berbagi suka dan duka bersamanya

SELAMAT DATANG DI BLOG KU

ketika PASANGANMU meninggalkanmu untuk orang lain.. balas dendam TERBAIK adalah menunjukkan bahwa QMU LEBIH BAHAGIA TANPA DIRINYA

ADIN SHAYFUDDIN AZ ZUHRI

sembuhkan luka mereka dengan pelukan.. hapus sedih mereka dengan senyuman.. dan pikul beban mereka dengan genggaman tanganmu.

MULAILAH HARIMU DENGAN SENYUMAN TERMANISMU

Aku ingin memberimu sejuta senyuman hari ini.. Siapa tau, itu bisa menghangatkanmu.Agar kamu tidak perlu kedinginan..

JIKA PRIA MENANGIS DIHADAPANMU TANDANYA DIA SANGAT MENCINTAIMU

air mata yang keluar dapat dihapus… sementara air mata yang tersembunyi, menggoreskan luka yang tidak akan pernah hilang

AKU BUKANLAH PRIA YANG SEMPURNA TAPI AQU AKAN BERUSAHA UTK MNJADI YG LEBIH BAIK

KESUKSESAN tanpa USAHA sama tidak mungkinya dengan hidup tanpa di lahirkan

ADIN SHAYFUDDIN AZ ZUHRI

sembuhkan luka mereka dengan pelukan.. hapus sedih mereka dengan senyuman.. dan pikul beban mereka dengan genggaman tanganmu.

ADIN SHAYFUDDIN AZ ZUHRI

sembuhkan luka mereka dengan pelukan.. hapus sedih mereka dengan senyuman.. dan pikul beban mereka dengan genggaman tanganmu.

ADIN SHAYFUDDIN AZ ZUHRI

sembuhkan luka mereka dengan pelukan.. hapus sedih mereka dengan senyuman.. dan pikul beban mereka dengan genggaman tanganmu.

Assalamuallaikum

Daripada sibuk menghitung kesulitan Anda, cobalah menghitung semuan nikmat, karunia dan kebaikan yang telah Anda dapatkan. (Jamil Azzaini).

ADIN SHAYFUDDIN AZ ZUHRI

sembuhkan luka mereka dengan pelukan.. hapus sedih mereka dengan senyuman.. dan pikul beban mereka dengan genggaman tanganmu.

MULAILAH HARIMU DENGAN SENYUMAN TERMANISMU

Aku ingin memberimu sejuta senyuman hari ini.. Siapa tau, itu bisa menghangatkanmu.Agar kamu tidak perlu kedinginan..

ADIN SHAYFUDDIN AZ ZUHRI

sembuhkan luka mereka dengan pelukan.. hapus sedih mereka dengan senyuman.. dan pikul beban mereka dengan genggaman tanganmu.

ADIN SHAYFUDDIN AZ ZUHRI

Saat qu tutup Mataku ... aqu Melihatmu dan saat qu buka mataqu ,,aqu Kangen qmu .

ADIN SHAYFUDDIN AZ ZUHRI

Siapa pun kita, kepercayaan apapun yang kita anut, sertakanlah Tuhan sebagai bagian atau partner kerja kita..

Selasa, 10 Januari 2017

SERAT JOYO BOYO , PITUTUR JOWO


Mbesuk yen wis ono kreto tanpa jaran..
Tanah Jowo kalungan wesi..
Prahu mlaku ing dhuwur awang-awang..
Kali ilang kedhunge..
Pasar ilang kumandange..
Iku tondo yen tekane jaman Joyoboyo wis
cedhak..
Bumi soyo suwe soyo mengkeret..
Sekilan bumi dipajeki..
Jaran doyan mangan sambel..
Wong wadon nganggo pakeyan lanang..
Wong lanang koyo wong wadon..
Iku tandhane yen wong bakal nemoni wolak-
waliking jaman..
Akeh janji ora ditetepi..
Akeh wong wani nglanggar sumpahe dhewe..
Menungso podho seneng nyalah..
Ora ngendahake aturaning Gusti..
Barang jahat diangkat-angkat..
Barang suci dibenci..
Akeh menungso mung ngutamakke duwit..
Lali kamanungsan..
Lali kabecikan..
Lali sanak lali kadang..
Kepingine mung urip mukti..
Ngumbar nafsu angkoro murko..
Nggedekake duroko..
Wong bener thenger-thenger..
Wong salah malah bungah..
Wong apik malah ditampik..
Wong jahat munggah pangkat..
Wong agung kasinggung..
Wong olo kapujo-pujo..
Wong wadon ilang kawirangane..
Wong lanang ilang kaprawirane..
Akeh wong ngedol elmu..
Akeh wong ngaku-aku..
Njobone putih njerone dadu..
Ngakune suci, nanging sucine palsu..
Akeh bujuk akeh lojo..
Akeh udan salah mongso..
Akeh prawan nglairake anak..
Akeh jabang bayi lahir nggoleki bapak'e..
Agomo akeh sing nantang..
Prikamanungsan soyo ilang..
Omah suci dibenci..
Omah olo soyo dipujo..
Anak mangan bapak..
Sedulur mangan sedulur..
Konco dadi mungsuh..
Guru podho disatru..
Tonggo podho curigo..
Kono-kene soyo angkoro murko..
Mbesuk yen ono peperangan..
Teko soko wetan, kulon, kidul lan lor..
Akeh wong becik soyo sengsoro..
Wong jahat soyo seneng..
Wektu iku akeh dandang diunekake kuntul..
Wong salah dianggep bener..
Pengkhianat nikmat..
Durjono soyo sempurno..
Wong jahat munggah pangkat..
Wong lugu kebelenggu..
Wong mulyo dikunjoro..
Wong wadon nglamar wong lanang..
Wong lanang ngasorake drajate dhewe..
Sing kebat kliwat..
Sing telah sambat..
Sing gede kesasar..
Sing cilik kepleset..
Sing anggak ketunggak..
Sing wedi mati..
Sing nekat mbrekat..
Sing jerih ketindih..
Sing ngawur makmur..
Sing ngati-ati ngrintih..
Sing ngedan keduman..
Sing waras nggagas..
namung sakniki seng lagi digandrungi yoiku ..
Ing ngarso numpuk bondho..
Ing madyo mangan konco..
Tut wuri nggolek rai..
Pitutur Jowo asli iki ojo dilalekno yo lurrr..

Kamis, 08 Desember 2016

Lirik turi putih

#2x
Turi Putih Turi Putih | Ditandur ning kebon agung
Ana Cleret tibo nyemplung | Mba Ira kembange Apa

#Shalawat 2x
Shalatullah Salamullah | Alla Toha Rasullilah
Shalattullah Sallamullah | Alla Yasin Habibillah

Wetan kali, kulon kali
Tengah - tengah tanduran pari
Saiki ngaji, sesuk yo ngaji
Ayo manut poro kyai

#Shalawat 2x
Shalatullah Salamullah | Alla Toha Rasullilah
Shalattullah Sallamullah | Alla Yasin Habibillah

#2x
Tandurane tanduran kembang,
Kembang kenanga ning njero guo
Tumpak ane kereto jowo
Roda papat rupo menungso

#Shalawat 2x
Shalatullah Salamullah | Alla Toha Rasullilah
Shalattullah Sallamullah | Alla Yasin Habibillah

Wedhang Kopi ee.., Gulane jowo
Gulo jowo katutan ketan
Yen ngaji ojo podho sembrono
Yen sembrono kancane setan
Sikso kubur iku banget larane
Turu Ijen ra ono kancane
Sambat sambat tangis dewean
Mergo keno godane malaikat

Senin, 31 Oktober 2016

HADIAH SEBAGAI BUNGKUS UNTUK SUAP MENYUAP

Menjelang #PILKADA & #PILKADES serentak

HADIAH , SODAQOH , GANTI RUGI , seringkali dijadikan bungkus untuk praktik SUAP MENYUAP.

Ibnul Qoyyim Al Jauziyyah rahimahullah, dalam kitabnya Ar Ruh, Membedakan antara #suap dan #hadiah, letaknya pada niat sang pemberi.
Suatu pemberian bisa dikatakan suap (risywah), apabila ditujukan sebagai wasilah (perantara) untuk membenarkan yang salah, atau mendapatkan sesuatu yang bukan haknya. Inilah suap, yang masuk dalam laknat Rasulullah shallallahualaihi wasallam yang disebut dalam hadis.
Memberi sesuatu ( ganti rugi uang , sembako dll) dgn maksud agar dia dipilih ....  adalah Termasuk SUAP ,,
" penyuap dan yg di suap masuk NERAKA "

Adapun HADIAH adalah, suatu pemberian yang diniatkan untuk memupuk rasa kasih sayang, mempererat tali persaudaraan, atau berbuat baik kepada sesama. Tanpa ada tujuan lain selain tujuan-tujuan tersebut. (Ar Ruh, hal. 240, dalam Nadhrotun Naim 10/4546)

Jadi perbedaannya jelas sekali, yaitu ada pada niat pemberi.
Bagi penerima, tak nampak memang. Namun bagi seorang #mukmin yang hendak memberi, dia akan selalu melihat niatnya sebelum melangkah; karena dorongan apa ia memberi? Bila #terselip niatan untuk #menyogok, supaya bisa merebut yang bukan haknya atau memuluskan #keserakahannya, maka iapun harus segera mengurungkan niatnya. Karena ia ingat sebuah hadis, yang menjelaskan ancaman #laknat atas orang-orang yang menyuap dan yang menerima suap.

‎ عَنْ عُمَر عَبْدِ اللهِ بْنِ قاَلَ : لَعَنَ رَسُوْلُ اللهِ الرَاشِى، وُاْلمُرْتَشَىِ

Dari Ibnu Umar Radhiyallahu anhu , ia berkata : “Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam melaknat yang memberi suap dan yang menerima suap”.[HR At-Tirmidzi, 1/250; Ibnu Majah, 2313 dan Hakim, 4/102-103; dan Ahmad 2/164,190. Syaikh Al-Albani berkata,”Shahih.” Lihat Irwa’ Ghalil 8/244]

Detail :
PERBEDAAN ANTARA SUAP DENGAN HADIAH
Seorang muslim yang mengetahui perbedaan ini, maka ia akan dapat membedakan jalan yang hendak Ia tempuh, halal ataukah haram. Perbedaan tersebut, di antaranya :

1. #Suap adalah, pemberian yang diharamkan syariat, dan ia termasuk pemasukan yang haram dan kotor. Sedangkan #hadiah merupakan pemberian yang dianjurkan syariat, dan ia termasuk pemasukan yang halal bagi seorang muslim.

2. Suap, ketika memberinya tentu dengan syarat yang tidak sesuai dengan syariat, baik syarat tersebut disampaikan secara #langsung maupun secara #tidak langsung. Sedangkan hadiah, pemberiannya tidak #bersyarat.

3. Suap, diberikan untuk mencari muka dan mempermudah dalam hal yang #batil. Sedangkan hadiah, ia diberikan dengan maksud untuk silaturrahim dan kasih-sayang, seperti kepada kerabat, tetangga atau teman, atau pemberian untuk membalas budi.[12]

4. Suap, pemberiannya dilakukan secara #sembunyi, dibangun berdasarkan saling tuntut- menuntut, biasanya diberikan dengan berat hati. Sedangkan hadiah, pemberian terang-terangan atas dasar sifat #kedermawanan.

5. Suap -biasanya- diberikan #sebelum pekerjaan, sedangkan hadiah diberikan #setelahnya. [13] ..

♡sfz

Jumat, 28 Oktober 2016

UMAR BIN KHOTOB TELADAN PEMIMPIN DUNIA

Umar Bin Khattab RA, orang-orang muslim mengenalnya sebagai salah seorang sahabat dekat Rasulullaah Muhammad Shallaahu Alaihi Wassalaam. Salah seorang al-Khulafa’ ar-Rasyidun – para pemimpin terbaik – selain Abu Bakar, Ali Bin Abi Thalib dan Utsman Bin Affan. Mereka adalah para pemimpin yang tidak perlu melakukan kampanye merebut hati rakyat agar bisa menjadi pemimpin, mereka adalah orang orang yang menganggap kursi kepemimpinan bukan sebagai sebuah anugerah atau sebuah karir atau sebuah pengakuan atas puncak prestasi, mereka adalah orang orang yang menganggap kekuasaan adalah sebuah amanah yang harus dipertanggungjawaban kelak di hadapan Pemimpin Para Pemimpin, siapa lagi jika bukan Tuhan Yang Maha Kuasa.

Ini adalah sebuah kisah tentang seorang pemimpin teladan yang seharusnya menjadi cermin dan panutan para pemimpin saat ini, karena sungguh telah kita lihat dengan mata kepala sendiri, di jaman sekarang sangat sulit kita temukan tipe pemimpin yang benar benar layak disebut sebagai seorang pemimpin.

Amanah dan Tanggung Jawab.

Pada suatu pagi, Umar terlihat berjalan terengah engah sambil menuntun seekor unta milik baitul maal (harta negara), rupanya unta ini telah terlepas dari penambatnya dan melarikan diri. Seorang penduduk kota Madinah yang keheranan bertanya “Mengapa tidak engkau suruh saja salah seorang anak buahmu untuk menangkap kembali unta itu? Mengapa seorang khalifah sepertimu harus turun tangan sendiri?”. Umar menjawab, “Aku tidak mau nantinya berdiri di hadapan Allah dengan predikat sebagai seorang pemimpin yang telah menyia nyiakan harta rakyat … “

Pemimpin yang mau di kritik.

Di hadapan rakyat, Umar berkata dalam  pidato pertamanya setelah dilantik menjadi Khalifah “Apakah kalian semua akan mentaati semua keputusanku sebagai khalifah?”. “Wahai Umar, Kami berbaiat (sumpah setia) untuk melaksanakan semua keputusanmu selama engkau berada di jalan Allah dan Rasul-NYA “ rakyat menyambut perkataan Umar. “ … tapi jika aku keluar dari jalan Allah dan Rasul-NYA, apakah yang akan kalian lakukan?”. Seorang laki laki serta merta melompat keluar dari barisan sambil menghunus pedangnya dan berteriak “Wahai Umar, kami akan mengajak engkau untuk kembali ke jalan Allah dan Rasul-NYA, kami akan meluruskanmu kembali dengan pedang ini jika perlu … “

Allahu Akbar! Jika kita melakukan apa yang seperti telah dilakukan oleh laki laki itu di hadapan para pemimpin yang berkuasa saat ini, tentu kita sudah tinggal nama karena tembak ditempat oleh pasukan pengawal. Jangankan mengingatkan pemimpin dengan senjata, mengingatkan pemimpin dengan kata kata saja bisa masuk penjara dengan tuduhan menghina simbol simbol negara. Wahai para pemimpin jaman sekarang! Contohlah Umar yang langsung melompat dan memeluk hormat laki-laki yang telah menghunuskan pedang di hadapannya, contohlah Umar yang berterimakasih karena masih ada yang mau mengingatkannya … contohlah Umar yang selalu menangis di malam hari untuk berdoa agar masih ada rakyatnya yang tidak takut kepadanya dan masih mau mengingatkan kesalahan kesalahannya.

Kasih sayang kepada rakyatnya.

Inilah cerita tentang ibu yang memasak batu untuk menipu anak anaknya yang sedang kelaparan. Suatu malam Umar bersama Aslam salah seorang ajudannya menyamar untuk melakukan inspeksi keluar masuk kampung untuk melihat kondisi rakyatnya. Di salah satu sudut kampung terdengarlah  rintihan pilu anak anak yang sedang menangis, dan di sana Umar menemukan seorang ibu yang sedang memasak sesuatu di tungkunya. “Wahai ibu anak anak mu kah yang sedang menangis itu? Apa yang terjadi dengan mereka?”

“Mereka adalah anak anakku yang sedang menangis karena kelaparan” jawab sang Ibu sambil meneruskan pekerjaannya memasak.

Setelah memperhatikan sekian lama, Umar dan Aslam keheranan karena masakan sang ibu tidak juga kunjung siap sementara tangisan anak anaknya semakin memilukan. “Wahai Ibu, apa yang engkau masak? Mengapa tidak juga kunjung siap untuk anak anakmu yang kelaparan?” . “Engkau lihatlah sendiri … “ dan alangkah terkejutnya Umar ketika melihat bahwa yang sedang di masak sang ibu adalah setumpuk batu. “Engkau memasak batu untuk anak anakmu?!!??”

“Inilah kejahatan pemerintahan Umar Bin Khattab …. “ rupanya sang ibu tidak mengenali siapa yang sedang berdiri di hadapannya, “ … wahai orang asing, aku adalah seorang janda, suamiku syahid di dalam perang membela agama dan negara ini, tapi lihatlah apa yang telah dilakukan Umar, dia samasekali tidak peduli dengan kami, dia telah melupakan kami yang telah kehilangan kepala rumah tangga pencari nafkah. Hari ini kami tidak memiliki makanan sedikitpun, aku telah meminta anak anakku untuk berpuasa, dengan harapan saat berbuka aku bisa mendapatkan uang untuk membeli makanan … tapi rupanya aku telah gagal mendapatkan uang .. memasak batu aku lakukan untuk mengalihkan perhatian anak anakku agar melupakan laparnya …. “

“ …. sungguh Umar Bin Khattab tidaklah layak menjadi seorang pemimpin, dia hanya memikirkan dirinya sendiri”

Aslam sang ajudan hendak bergerak untuk menegur sang sang Ibu, hendak memperingatkan dengan siapa dia sedang berbicara saat ini. Tapi Umar segera melarangnya dan serta merta mengajaknya untuk pulang. Bukannya langsung beristirahat, Umar segera mengambil satu karung gandum dan dipikulnya  sendiri untuk diberikan kepada sang Ibu.

Beratnya beban karung gandum membuat Umar berjalan terseok seok, nafasnya tersengah engah dan keringat mengalir deras di wajahnya. Aslam yang melihat ini segera berkata “ Wahai Amirul Mukminin, biarlah saya saja yang membawa karung gandum itu …. “

Umar memandang Aslam sang ajudan “ … Wahai Aslam! Apakah engkau ingin menjerumuskan aku ke neraka? Hari ini mungkin saja engkau mau menggantikan aku memikul beban karung ini, tapi apakah engkau mau menggantikan aku untuk memikulnya di hari pembalasan kelak?”

Apa yang dilakukan Aslam adalah apa yang akan dilakukan oleh para ajudan pemimpin jaman sekarang … tapi masih adakah pemimpin jaman sekarang yang mau melakukan apa yang telah dilakukan oleh Umar? Jangankan sekarung gandum… buku agenda atau kertas catatan yang ringan saja pun akan meminta sang ajudan untuk membawakannya.

Apakah masih ada pemimpin seperti Umar yang merelakan tidur nyenyaknya hilang karena berusaha untuk melihat, mencari tahu dan berhadapan secara langsung dengan penderitaan rakyatnya? Dan bukannya hanya sekedar mendengar dari ‘ bisik bisik manis’ sang ajudan dan orang orang terdekat, atau sekedar laporan ABS (Asal Bapak Senang).

Menegakkan Keadilan Bagi Siapa Saja.

Pada masa itu, wilayah Mesir telah masuk dalam kekuasaan pemerintahan Umar dan yang menjadi gubernur Mesir saat itu adalah Amr Bin Ash. Mesir adalah sebuah wilayah luas yang kaya, dan rupanya penyakit jahiliah mulai kmebali merasuki sang gubernur dengan godaan gemar mendirikan bangunan bangunan mewah. Di ceritakan bahwa persis di depan kantor istana gubernur Amr Bin Ash ada sebuah tanah yang cukup luas, sang gubernur berpikir “Alangkah indahnya jika dibangun sebuah masjid mewah di atas tanah itu .. sangat cocok bersanding dengan istana ini“

Tapi rupanya ada sedikit ganjalan, di tanah itu juga berdiri sebuah gubuk reot milik seorang tua penganut agama Yahudi yang tidak rela gubuknya dihancurkan untuk sebuah masjid. Segala macam upaya penggusuran pun dilakukan oleh Amr bin Ash, mulai dari cara baik baik dengan menawarkan uang ganti rugi dan juga memberikan rumah pengganti bagi sang kakek  … yang semua ditolak mentah mentah oleh sang pemilik gubuk.

Amr Bin Ash hilang kesabarannya, penggusuran paksa harus dilakukan untuk memujudkan keindahan tata letak kota dan tinggallah kakek itu meratapi gubuknya yang dihancurkan oleh bulldozer anak buah Amr Bin Ash.

Dalam kesedihannya timbullah niat sang kakek untuk mengadukan kezaliman Amr Bin Ash kepada Khalifah Umar, dan pergilah ia menempuh perjalanan jauh menuju kota Madinah.

“Di manakah istana Khalifah Umar?” Kakek itu bertanya kepada orang pertama yang ditemuinya di Madinah dan orang yang ditanya itu menunjuk ke arah masjid. “Aku telah menempuh perjalanan jauh dari Mesir, jangan engkau berusaha menyesatkanku karena aku tidak tahu seluk beluk tentang kota ini”

“Aku tidak berusaha menyesatkanmu! Masjid adalah istana khalifah Umar, di sanalah dia biasanya mengatur dan memberikan keputusan keputusan“

Sesampai di Masjid yang ditunjuk sang kakek pun kebingungan lagi, manakah orang yang menyandang gelar Khalifah itu?

Tidaklah dia melihat seorangpun di sana yang mengenakan baju mewah yang menunjukkan kebesaran seorang khalifah yang telah mengalahkan Byzantium dan Persia .. Khalifah yang telah diserahi kunci kota Jerusalem oleh Uskup Sophronius

“Khalifah Umar adalah orang yang sedang duduk di bawah pohon itu” seorang warga Madinah membantunya lagi menunjukkan seseorang yang berpenampilan seperti orang biasa.

Di hadapan ‘orang biasa’ itu diadukanlah masalahnya, setelah mendengar cerita sang kakek Umar berdiri mengambil sepotong tulang unta yang masih ada sedikit dagingnya, menggoreskan sebuah garis lurus di tulang tersebut dengan pedangnya dan kemudian membuat lagi sebuah garis menyilang garis lurus sebelumnya.

“Wahai kakek! Kembalilah engkau ke Mesir dan berikan tulang ini kepada Amr Bin Ash …”

“Wahai Umar, Apakah engkau sedang bercanda? Aku datang untuk meminta keadilan bukannya menjadi bahan olok olok!” Sang kakek meradang karena merasa dipermainkan.

“Kakek yang baik! Turuti saja perintahku …”

Sambil menggerutu sang Kakek pun kembali ke Mesir dan menyerahkan tulang yang sekarang telah berbau busuk itu ke Gubernur Amr bin Ash, sang kakek sudah pasrah dengan nasibnya jika nantinya akan dianggap menghina gubernur. Mau bagaimana lagi? toh dirinya hanyalah seorang Yahudi yang termasuk golongan atau kaum minoritas di era kekuasaan Islam yang sedang dalam masa jayanya.

Tapi alangkah kagetnya sang kakek, ketika melihat apa yang dilakukan Amr Bin Ash setelah menerima tulang itu.

“Bongkar Masjidnya!!! Bangun kembali rumah untuk kakek ini” dan Masjid mewah yang telah hampir jadi itu pun siap siap untuk dibongkar.

Akhirnya sang kakek mengetahui arti tulang dari Umar Bin Khattab itu.

“Wahai Amr Bin Ash, Setinggi tingginya kekuasaan seseorang, suatu saat dia akan mati dan harus melepaskan semua kekuasaannya … berakhir menjadi seonggok tulang. Bertindaklah lurus dan adil dalam memimpin, karena jika engkau berbelok sedikit saja dari amanah yang telah diberikan kepadamu, maka aku akan meluruskanmu … menghukummu dengan pedangku”

—–

Cerita ini diposting dan dipublikasikan dari berbagai sumber, diperuntukkan kepada siapa saja yang akan memimpin bangsa Indonesia ini,Baik Presiden, Gubernur, Bupati, camat atau Lurah kepada  siapa saja yang akan menjadi pemimpin di negeri yang besar ini. Inilah satu satunya usaha yang bisa kita lakukan untuk mengingatkan para penguasa .. para pemimpin negara ini.

Jika Anda-anda tidak bisa mengambil contoh teladan yang telah diberikan oleh para pemimpin besar sebelum Anda … maka sebenarnya Anda tidak layak mendapatkan baiat dari kami … kekuasaan yang Anda inginkan hanyalah kekuasaan semu, yang suatu saat akan di ambil kembali oleh Sang Pemilik Kekuasaan Sejati, Tuhan Yang Maha Kuasa. Terima kasih karena telah membaca, untuk Jati Diri Bangsa Indonesia!

Kamis, 07 Juli 2016

SALAH KAPRAH UCAPAN HARI RAYA IDDUL FITRI DI INDONESIA

Memasuki hari Idul Fitri, umat Islam di Indonesia sudah terbiasa mendengar atau berucap Minal Aidin Wal Faizin yang kemudian disambungkan dengan kalimat 'Mohon maaf lahir dan batin'. Seolah-olah Minal Aidin Wal Faizin mempunyai arti mohon maaf lahir dan batin.

Tidak jelas asal muasal tradisi ucapan ini, namun sebenarnya secara harfiah Minal Aidin Wal Faizin berarti 'Semoga Anda termasuk orang-orang yang kembali (ke jalan Tuhan) dan termasuk orang yang menang (melawan hawa nafsu)'.

Disebutkan bahwa ucapan berbahasa Arab ini tidak pernah diucapkan di Arab. Bahkan tidak ada hadis atau ayat yang menjelaskan tentang kewajiban umat muslim mengucapkan Minal Aidin Wal Faizin.

Sebaliknya para Imam besar, seperti Imam Hanafi, Syafi'i dan Hanbali, umat Islam dianjurkan untuk mengucapkan kalimat lain.

"Diperbolehkan menyampaikan ucapan selamat Taqabbalallahu Minna wa Minkum atau semoga Allah menerima ibadah kita semua dan Anda," dikutip dari buku Rahasia Puasa Menurut 4 Mahzab karangan Thariq Muhammad Suwaidan, Rabu (15/7).

Selain itu, dalam Sunan Al-Baihaqi disebutkan, "Diriwayatkan dari Khalid bin Ma'dan, ia berkata: Aku bertemu Watsilah bin Asqa' pada hari Raya. Aku katakan padanya 'Taqabbalallahu minna wa minka. Watsilah menanggapi, Aku pernah bertemu Rasulullah SAW pada hari raya, lantas aku katakan 'Taqabbalallahu minna wa minka'. Beliau menjawab, 'Ya, Taqabbalallahu minna wa minka'."

Jumat, 15 April 2016

CINTA , bukan tentang Tapi tentang ,

ini bukan tentang lebih tua, seumuran atau lebih muda. Ini tentang yang menyeimbangkan hidup dan yang bisa berjalan beriringan. Yang memberi kedamaian dihati, kenyamanan disisi, dan kasih sayang tiada henti.

Tentang tertawa bersama, saling mensupport mendoakan satu sama lain. Berbicara lepas tak terbatas tanpa berfikir ini pantas atau tidak.

Ketika dunia begitu kejam, dia menjadi tempatmu untuk selalu pulang. Yang bisa membuatmu sangat sabar dan berusaha mengerti meski sulit.

Menerimamu apa adanya meski kamu cuma seadanya. Wajah mungkin tak rupawan tapi kebersamaan dengannya itu sesuatu yang kamu yakin harus kamu perjuangkan.

Masa lalunya tidak kamu persoalkan, Karena kamu tahu itu yang membentuknya sekarang, kekurangan masing masing adalah tugas bersama untuk belajar saling menerima dan memperbaiki agar jadi lebih baik.

Tentang dia yang kamu ikhlas seumur hidup menjadi makmum/imamnya, Membuatmu bangga menjadi ayah/ibu dari anak anaknya.

Senin, 11 April 2016

NAMA NAMA PEMBALAP MOTO GP 2016

#4 – Andrea Dovizioso – Ducati
#6 – Stefan Bradl – Gresini Aprilia
#8 – Hector Barbera – Avintia Ducati
#9 – Danilo Petrucci – Pramac Ducati
#15 – Alex de Angelis – Ioda ART (Aprilia)
#19 – Alvaro Bautista – Gresini Aprilia
#25 – Maverick Vinales – Suzuki
#26 – Dani Pedrosa – Honda
#29 – Andrea Iannone – Ducati
#35 – Cal Crutchlow – LCR Honda
#38 – Bradley Smith – Tech 3 Yamaha
#41 – Aleix Espargaro – Suzuki
#43 – Jack Miller – Marc VDS Honda
#44 – Pol Espargaro – Tech 3 Yamaha
#45 – Scott Redding – Pramac Ducati
#46 – Valentino Rossi – Yamaha
#50 – Eugene Laverty – Aspar Ducati
#53 – Tito Rabat – Marc VDS Honda
#68 – Yonny Hernandez – Aspar Ducati
#76 – Loris Baz – Avintia Ducati
#93 – Marc Marquez – Honda
#99 – Jorge Lorenzo – Yamaha

Daftar nama pembalap MotoGP 2016 diatas telah dirilis oleh FIM pada bulan Oktober lalu baru berjumlah 22 nama pembalap yang akan berlomba pada musim 2016.

CARA MENGOBATI ASAM URAT SECARA ALAMI


Nah, bagi Anda yang penasaran bagaimana cara mengatasi asam urat tinggi, berikut ini jawabannya:

1. Ramuan tradisional cengkeh dan ubi jalar merah

Bahan-bahan yang harus disiapkan adalah 5 butir cengkeh, 5 butir kapulaga, 1 jari kayu manis, 5 gram biji pala, 15 gram jahe merah, 1000 ml air, dan 200 gram ubi jalar. Caranya yaitu, rebus semua bahan tadi ke dalam 1000 ml air, didihkan hingga tersisa setengahnya. Kemudian saring dan minum airnya. Namun, untuk ubi jalar sendiri bisa Anda konsumsi secara langsung (dimakan).

2. Daun salam

Bahan-bahannya adalah 10 lbr daun salam dan 2 gelas air. Caranya, rebus 10 lbr daun salam yang sudah dibersihkan ke dalam 2 gelas air, lalu didihkan hingga tersisa 1 gelas. Minum airnya secara rutin, sebanyak 2 kali sehari.

3. Buah pare

Bahannya: 1 buah pare, 2 gelas air. Caranya yaitu dengan membuang biji buah pare, setelah itu cuci bersih buah pare dan potong-potong, kemudian rebus dengan 2 gelas air. Didihkan hingga tersisa setengahnya, lalu minum air rebusan pare tadi. Minum secara teratur 1 kali sehari.

4. Campuran daun sosor bebek, cengkeh dan jahe

Bahan-bahan pembuatannya adalah 5 butir cengkeh, 5 butir kapulaga, 4 lbr daun sosor bebek, 1 jari kayu manis, 5 gram biji pala, jahe 10 gram, dan 600 ml air. Caranya yaitu rebus semua bahan yang sudah dibersihkan ke dalam 600 ml air bersih, lalu didihkan hingga tersisa 300 ml air. Kemudian saring air rebusan tadi, dan minum ramuannya hingga 3 kali sehari secara teratur. Minum 300 ml air ramuan tadi dibagi 3 kali untuk satu kali minum. Yaitu masing-masing 100 ml air.

Nah, itulah cara-cara mengatasi asam urat tinggi secara alami yang dapat Anda coba di rumah. Semoga bermanfaat!

Minggu, 10 April 2016

Engkau disebut KORUPTOR , PEMBUNUH dan KEJAM saat memimpin INDONESIA , tapi ....

Engkau Disebut Pelanggar HAM
Tpi berkat dirimu indonesia ga ada perang antar suku di kalimantan..
Tidak ada pembantaian di Ambon..
Tidak ada pembakaran masjid di Papua..dll..

Engkau di sebut KEJAM/PEMBUNUH..Tpi berkat dirimu jga Indonesia tak ada sarang TERORIS.. tak ada BOM BALI.

Engkau disebut KORUPTOR..Penindas Rakyat..tpi berkat dirimu PETANI Hidup MAKMUR..Indonesia Swasembada Pangan.

Klo Engkau Koruptor hebat selama 32 tahun berkuasa dan seharusnya menjadi orang TerKAYA DiDUNIA.

Engkau di sebut tak ber morral..tpi jamanmu Indonesia ga jdi sarang NARKOBA.. tak ada yg berani menyebut pesantren sebagai sarang TERORIS..Dan tak ada yg berani Merendahkan Indonesia tercinta ini.

Engkau disebut PENGKHIANAT BANGSA..Tpi sejengkal tanah pun negara lain ga ada yg berani mengganggu, Ambalat , Natuna , perbatasan di Kalimantan Tidak ada yg Berani menganggu.
Timor takkan lepas bgitu saja. Kapal Tanker pertamina, Indosat Dan pulau ga akan di jual.

Bagiku Engkau adalah 'MACAN ASIA' dan sampai saat ini ga ada yg bisa sepertimu..yg ada hanyalah silih hujat..silih dengki..silih caci..selalu mencari kambing hitam..fitnah sana sini dan lain sebagainya.

Semoga Engkau tenang di alam kubur.terima kasih untuk semua atas Karyamu membangun Bangsa ini.

#NKRI HARGA MATI.
AKANKAH ADA PENGGANTI SEPERTI DIRIMU ..???
sedih rakyat indonesia..dari MACAN ASIA MENJADI KAMBING SIAP QURBAN.

Sabtu, 09 April 2016

JADWAL MOTOR GP 2016

Sf